Adab Buang Air Kecil dan Besar
- Sunat mendahulukan kaki kiri ketika masuk kakus, dan mendahulukan kaki kanan ketika akan keluar; sebab sesuatu yang mulia hendaklah dimulai dengan kanan, dan sebaliknya setiap yang hina dimulai dengan kiri.
- Janganlah berkata-kata selama di dalam kakus, kecuali berdoa dikala masuk kakus, sebab apabila Rasulullah SAW masuk kakus, beliau mencabut cincin beliau yang berukir Muhammad Rasulullah. (Riwayat Ibnu Hibban)
- Hendaklah memakai sepatu, terompah, atau sejenisnya, karena Rasulullah SAW apabila masuk kakus, beliau memakai sepatu. (Riwayat Baihaqi)
- Hendaklah jauh dari orang sehingga bau kotoran tidak sampai kepadanya, supaya tidak mengganggu orang lain.
- Jangan berkata-kata selama di dalam kakus, kecuali apabila ada keperluan yang sangat penting yang tidak dapat ditangguhkan, sebab Rasulullah SAW melarang yang demikian. (Riwayat Hakim)
- Jangan buang air kecil atau besar di air yang tenang, kecuali apabila air tenang itu banyak menggenangnya, seperti tebat, sebab Rasulullah SAW melarang kencing di air tenang. (Riwayat Muslim)
- Jangan buang air kecil (kencing) di lubang-lubang tanah karen kemungkinan ada binatang yang akan tersakiti dalam lubang itu, dan Rasulullah SAW melarang yang demikian. (Riwayat Abu Dawud)
No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan komentar untuk kemajuan blog ini.